Purwadhika Startup & Coding School Hadir di BSD City

3

Sinar Mas Land baru saja meresmikan kehadiran Purwadhika Startup & Coding School di BSD City melalui acara grand opening yang diadakan di GOP 9, BSD Green Office Park. Hadirnya Purwadhika di BSD City menjadi sarana baru bagi para peminat teknologi yang ingin belajar dan mengetahui lebih banyak tentang dunia Information Technology (IT).

Purwadhika Startup & Coding School adalah sebuah institusi pendidikan yang menawarkan beragam program pendidikan dan pengetahuan tentang dunia teknologi informasi khususnya di bidang Startup dan keahlian Coding. Dengan kehadirannya, Purwadhika menjadi elemen baru yang akan memperkuat posisi BSD City dalam bertransformasi menjadi “The First Integrated Smart Digital City” di Indonesia.

Dimulai dengan program pendidikan Hardware, Software, dan Network & Communication Design, kini Purwadhika juga menawarkan pilihan program-program lain seperti Startup Fast Track, Job Connector, Internet of Things (IoT), Short Course, sertaWorkshop dan Event yang selalu mengarah ke dunia Startup dan Coding.

“Sinar Mas Land merasa senang karena institusi pendidikan terpercaya seperti Purwadhika Startup & Coding School dapat bergabung bersama kami di BSD City. Kami yakin bahwa Purwadhika dapat memberikan program-program pendidikan terbaik di bidang IT khususnya untuk pembentukan Startup dan keahlian Coding,” ujar Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land.

Ia berharap bahwa hadirnya Purwadhika di BSD City dapat memberikan sarana pendidikan baru bagi masyarakat yang antusias dan ingin belajar tentang segala hal yang berkaitan dengan Smart System & Smart Technology.

Didirikan dengan visi untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara industri teknologi informasi terkemuka di dunia dan memajukan industri IT yang bertaraf internasional, Purwadhika hadir sebagai lembaga pendidikan dengan fokus pendidikan dibidang Startup, Coding, dan Internet of Things.

Bagi masyarakat yang ingin membangun IT Startup namun tidak memiliki background IT, keahlian teknikal, co-founder dan mentorship, Purwadhika menyediakan program Startup Fast Track. Sedangkan program Job Connector dibentuk untuk menghasilkan para software developer yang nantinya akan disalurkan bekerja ke perusahaan startup atau lainnya.

Purwadhika juga menawarkan program baru yaituInternet of things (IoT) yang diperuntukan bagi para pelaku industri, remaja, maupun anak-anak yang berminat mengetahui seluk beluk bagaimana internet dapat terhubung kepada kehidupan sehari-hari dan bisnis.

“Dengan hadirnya program-program yang kami tawarkan, diharapkan nantinya akan lahir para IT entrepreneur yaitu para pelaku startup baru dari Indonesia, serta paraSoftware Developer yang dapat mendukung Startup Ecosystem di Indonesia,” pungkas Purwa Hartono MSCNG BSCS, Founder and President Purwadhika Startup and Coding School.

Sumber : https://arenalte.com/digital/purwadhika-startup-coding-school-hadir-di-bsd-city/

Advertisements

Silicon Valley-nya BSD City Ciptakan Kota Digital Pertama di Indonesia

download

Jika kita mengenal Sillicon Valley sebagai sebuah kawasan di ujung selatan San Francisco Amerika Serikat dengan memiliki banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi, komputer dan semikonduktor kelas dunia seperi Adobe Systems, Apple Computer, Cisco Systems, eBay, Google, Hewlett-Packard, Intel, dan Yahoo!. Nah rupanya, di Indonesia pun akan segera hadir Silicon Valley yang rencana pembangunannya pertengahan tahun 2017 dan diperkirakan akan rampung di tahun 2019 nanti.

Sillicon Valley-nya Indonesia ini akan dibangun di kawasan BSD City Tangerang dengan nama Digital Hub. Rencanya kawasan seluas 26 hektar ini mengambil konsep kawasan komunitas digital yang pengembangannya dilakukan selama 15 tahun membutuhkan biaya Rp 5-7 Triliun.

Sama halnya dengan Sillicon Valley di Amerika Serikat, Digital Hub ini diperuntukkan untuk perusahaan teknologi dan digital mulai dari startup, incubator, institusi pendidikan yang bergerak di bidang Information and Communication Technologies (ICT), perusahaan teknologi hingga komunitas-komunitas digital. Yang teranyar, salah satu perusahaan teknologi dunia yang akan hadir yakni Aplle Inc. Apple Inc akan membangun Pusat penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) center.

Tak tanggung-tanggung, BSD City memboyong firma arsitektur ternama, NBBJ untuk merealisasikan Digital Hub. Kedepan, kawasan ini juga akan menargetkan pembangunan research center, institusi-institusi pendidikan dengan jurusan technology/ IT/science dan juga creative, serta beragam tipe usaha yang berkaitan dengan creative technology seperti animasi tiga dimensi (3D).

Meskipun Digital Hub ini belum sepenuhnya berdiri, saat ini telah banyak komunitas digital di BSD City seperti Purwadhika Startup & Coding School, My Republic, Huawei, Orami Bilna, SaleStock, EV Hive serta WGS Hub dan GeeksFarm.

Proyek Digital Hub BSD City merupakan komitmen BSD City untuk mengembangkan dunia pendidikan lewat program teknologi. Dengan harapan akan tercipta Sumberdaya manusia Indonesia yang semakin berkualitas.

Bukti BSD City Peduli Majukan Pendidikan di Indonesia

download

Siapa yang tak kenal BSD City. BSD City terkenal sebagai leading pengembang property di Indonesia namun  sebagai langkah purna bakti bagi negeri, BSD City tidak luput untuk ikut memajukan kualitas pendidikan di Indonesia. Hal itu terbukti dari terlibatnya BSD City bekerjasama membangun beberapa universitas dan inovasi-inovasi yang mendukung pengembangan pendidikan dalam negeri.

Hingga tahun ini, lebih dari 50 proyek besar dan lebih dari 10 ribu hektar lahan properti yang telah dikembangkan oleh BSD City di Indonesia.

Beberapa bentuk kerjasama yang dilakukan BSD City dalam dunia pendidikan diantaranya bekerja sama dengan Universitas Prasetya Mulya dalam memberikan edukasi kepada para pedagang kecil di Pasar Tradisional Modern BSD memberikan pelatihan manajemen pengembangan usaha dan melakukan asesemen proposal pengelolaan sampah di BSD City.

Selain dengan Universitas Prasetya Mulya, BSD City menjalin kerjasama dengan International University Liaison Indonesia (IULI). IULI sendiri merupakan universitas swasta yang didirikan pada tahun 2014, oleh pakar penerbangan Dr Ing Ilham Akbar Habibie yang berdiri di daerah The Breeze, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Di bidang penelitian, BSD City juga tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city melalui pembangunan sebuah kawasan Digital Hub seluas 25,86 Ha di bagian selatan Green Office Park, BSD City. Digital Hub ini merupakan inovasi proyek terbaru yang dikhususkan untuk pengembangan lokasi usaha dan bisnis impian bagi perusahaan berbasis teknologi informasi, start up companies, software developer, programer, para peneliti, inovator, para penyelenggara inkubator/akselerator, entrepreneur, investor dan komunitas digital menjadikan BSD City sebagai pionir Integrated Smart Digital City di tanah air. Wow!

Jika berpikri BSD City hanya menjalin kerjasama dengan swasta, nah ini bisa membuktikan peran BSD City ikut memajukan pendidikan di Indonesia melalui kerjasama dengan universitas negeri. ITS, kampus yang berpusat di Surabaya ini menerima bantuan untuk pembangunan Auditorium Sinar Mas senilai Rp 3,2 Milyar pada Mei 2016.

Jika mengacu pada beberapa bukti tersebut, barangkali pemahaman kita akan berubah. Ternyata BSD City tidak hanya leading dalam pengembangan properti yang wah, tapi juga gak tanggung-tanggung bekerja sama mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih baik, sebaik suasana yang kita rasakan di kawasan BSD City Tangerang sana. Hmm Keren!

Sumber : http://www.kompasiana.com/edukasibsd/bukti-bsd-city-peduli-majukan-pendidikan-di-indonesia_58eae9bbef9273b34d15add0

Alasan Apple Pilih BSD Jadi Markas Riset di Indonesia

bsd-menangkan-pembatalan-ppjb-terhadap-sgu-yY5

Ada beberapa alasan Apple memilih kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten untuk menjadi markas pusat riset dan pengembangan mereka yang pertama di Indonesia. Salah satunya adalah banyaknya universitas yang bermukim di sana.

Ketersediaan sejumlah universitas di BSD seperti Universitas Atma Jaya, Prasetia Mulya, dan Bina Nusantara (Binus), merupakan salah satu pertimbangan utama Apple memilih kawasan itu.

Bahkan Apple diketahui telah menunjuk Binus sebagai mitra dalam operasional pusat riset dan pengembangan (R&D).

Seperti yang diketahui sebelumnya, Apple telah bernjanji berinvestasi di Indonesia untuk memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Apple berupaya memenuhi TKDN dengan membangun pusat riset dan pengembangan perangkat lunak.

Staf Ahli Menteri Perindustrian Sanny Iskandar menuturkan Apple bermaksud menghasilkan tenaga ahli yang handal di bidang bahasa pemrograman dengan menyewa kantor di gedung Green Office Park 9 untuk sementara waktu.

“Alasan memilih di lokasi Green Office Park karena ke depannya di lokasi itu akan dibangun Digital Hub seluas 25 hektar,” ucap Sanny usai menghadiri pertemuan Menperin Airlangga Hartanto dan perwakilan Apple Asia Pasifik di Jakarta, Kamis (30/3).

Selain faktor banyaknya kampus di kawasan BSD, menurut Sanny Apple masih menunggu pembangunan Digital Hub di BSD yang dalam proses pembangunan. Digital Hub BSD yang dibangun Sinar Mas Land itu digadang-gadang akan menjadi Silicon Valley versi Indonesia.

Kawasan di Digital Hub tersebut, dari keterangan Sanny, direncanakan menjadi lokasi riset permanen Apple di BSD. Sebab di Green Office Park 9, Apple hanya akan menyewa kantor sementara saja.

“Di Green Office Park nanti kurang lebih akan menyerap 300-400 orang tenaga kerja yang akan dididik oleh mentor dari Apple untuk mengembangkan perangkat lunak,” jelas Sanny.

Di samping BSD, Apple diketahui membidik wilayah Danau Toba, Sumatera Utara, untuk membangun pusat riset serupa. Sementara satu pusat riset lainnya diperkirakan berada di Pulau Jawa lagi. Nilai investasi Apple dalam proyek pusat riset di Indonesia mencapai US$44 juta atau sekitar Rp586 miliar.

Sumber : http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20170330182629-185-203843/alasan-apple-pilih-bsd-jadi-markas-riset-di-indonesia/

Perkenalkan Internet of Things, BSD City Gelar Arduino Day

Foto-4

Sinar Mas Land bersama dengan Purwadhika Startup & Coding School, salah satu lembaga pendidikan berfokus dalam bidang Startup, Coding, dan Internet of Things pada tanggal 1-2 April 2017 ini akan menyelenggarakan acara Arduino Day di Green Office Park 9 – BSD City.

Bekerjasama dengan Arduino Indonesia Community, Arduino day ini diselenggarakan serentak di 75 negara di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Arduino adalah sebuah perusahaan pengendali mikro single-boardini akan menampilkan karya-karya Internet of Things dari berbagai pengembang Arduino di seluruh Indonesia, workshop pengenalan Arduino, Smart Home, Robotic, STEM Education, demo 3D printing, serta seminar untuk memperkenalkan Internet of Things kepada masyarakat

Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land pada kesempatan kali ini mengungkapkan, kami merasa senang karena menjadi bagian dari keriaan hari jadi Arduino Day yang dipercayakan kepada Purwadhika Startup & Coding School sebagai pihak penyelenggara.

“Kami turut menyemarakan Arduino Day karena kami sadar kebutuhan akan digital kedepanya sehinnga kami fokus memberikan fasilitas digital seperti Purwadhika Startup & Coding School, serta wujud komitmen kami dalam menjadikan BSD City sebagai “The First Integrated Smart Digital City” di Indonesia,” ungkap Dhony.

Purwa Hartono, Founder and President Purwadhika Startup & Coding School menambahkan suatu kebanggaan bagi kami karena Purwadhika Startup & Coding School bekerjasama dengan Arduino Indonesia Community dapat menjadi salah satu tuan rumah dalam perhelatan Arduino Day yang dilakukan serentak oleh 75 negara di seluruh.

Di era serba digital ini perkembangan dunia Teknologi semakin menyilaukan mata, salah satunya adalah perkembangan Internet of Things (IoT) oleh karena itu kami juga menawarkan program IoT bagi para pelaku industri, remaja, maupun anak-anak yang berminat mengetahui seluk beluk bagaimana internet dapat terhubung kepada kehidupan sehari-hari dan bisnis serta membantu memudahkan manusia baik dari segi industri pemerintah maupun rumah tangga.

Arduino Day merupakan bagian dari acara perayaan ulang tahun Arduino, perusahaan pengendali micro single-board yang bersifat open-source, dirancang sebagai big thing dalam dunia IT yang akan mempengaruhi semua segi kehidupan manusia baik di industri, pemerintah maupun rumah tangga. Arduino salah satu perusahaan pionir dalam mengembangka Internet of Things (IoT) serta pemasok banyak peralatan inovatif yang kini menjadikan Internet of Things (IoT) dapat berkembang pesat di seluruh dunia.

Bertandang ke Penghasil Bibit Developer Aplikasi di Tangerang

037795600_1490099736-sinar_2

Penuhi permintaan komunitas teknologi dan IT, sekolah IT GeeksFarm dan Walden Global Services (WGS) Hub hadir di kawasan Green Office BSD City, Tangerang. Sekolah yang sebelumnya hanya ada di Bandung, Jawa Barat ini membuka beasiswa sekolah IT gratis yang kemudian disalurkan kerja ke dalam maupun luar negeri.

“Sebelumnya kami sudah lebih lama ada di Bandung, namun untuk mengkolaborasikan antara GeeksFarm dengan WGS Hub, baru kami lakukan pertama kali di BSD,” tutur Ikin Wirawan Chairman & Founder PT WGS.

Lebih lanjut, Ikin menjelaskan, WGS Hub terutama GeeksFarm sendiri dirancang untuk menghasilkan para apps developer dansoftware house berkualitas, serta menjadi sekolah startup di Indonesia.

Sebelum menjalani jenjang pendidikannya pun, calon pesertanya akan di-interview terlebih dulu minatnya ke mana, serta disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang bekerja sama.

“Tergantung kebutuhan perusahaan. Ada program akselerasi bagi perusahaan yang mau meluncurkan startup. Lalu pelatihanprogramming lengkap, itu dari usia anak, 8-15 tahun di tiap waktu libur mereka,” tutur Ikin.

Anak-anak ini pun, lanjutnya, bukan sekadar diberikan bekal programming saja, melainkan juga membuat kreasi gim-gim yang bisa dimainkan di PC atau laptop. “Kalau sudah bisa belajar programming gitu, kita ajarkan juga mereka membuat gim. Jago-jago loh ternyata, jadi ide kreasi mereka mengalir,” tutur Ikin.

Selain itu, untuk pencari kerja atau lulusan perkuliahan yang ingin memfokuskan kemampuan dibidang IT, Geeksfarm juga menyediakan startup school berdurasi 2 bulan. Program ini dikhususkan untuk recruitment programmer in-house karyawan perusahaan.

Peluang beasiswa bagi lulusan SMA/SMK atau yang berusia 18 tahun dan ingin mengembangkan diri di bidang IT juga dibuka seluas-luasnya. Sehingga setelah lulus, mau ditempatkan di perusahaan klien yang sudah bekerja sama selama ini.

“Tentu ada syaratnya, seperti nilai Matematika yang memadai, IQ, lulus psikotes dan tes yang kami berikan,” tutur Ikin.

Sementara, Irawan Harahap selaku Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land mengaku, perkembangan industri IT di Indonesia jauh berkembang pesat di era belakangan ini. Tentu untuk terus mengejar kecanggihannya, harus dibarengi dengan sarana infrastruktur yang memadai, terutama di sektor pendidikannya.

“Ke depannya, GeeksFarm akan menjadi talent pool para apps developer muda yang handal untuk kemajuan IT Indonesia,” katanya.

Tak hanya sampai disana, Irawan mengaku GeeksFarm dan juga sekolah berbasis IT lain yang sudah berada di kawasan BSD, nantinya akan menjadi satu kesatuan dengan Digital Hub BSD yang mulai beroperasi 2019 mendatang.

Sumber : http://m.liputan6.com/tekno/read/2894508/bertandang-ke-penghasil-bibit-developer-aplikasi-di-tangerang

Sinar Mas Land Perkaya Ekosistem BSD City dengan Purwadhika

purwadhika 02 480

Sinar Mas Land ingin menjadikan BSD City sebagai smart city dengan mengembangkan ekosistem teknologi. Setelah memboyong GeeksFarm dan WGS Hub, kini, Sinar Mas Land menghadirkan Purwadhika Startup & Coding School.

Sesuai namanya, Purwadhika merupakan lembaga pendidikan yang mengkhususkan diri untuk melatih orang-orang yang ingin belajar bahasa pemprograman dan membangun startup. Selain itu, mereka juga fokus pada Internet of Things.

Managing Director President Office, Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe menjelaskan, Sinar Mas Land percaya, untuk mengembangkan smart city maka mereka perlu mengembangkan ekosistem digital, mulai dari menyediakan talenta hingga membangun lingkungan yang kondusif untuk startup dan perusahaan teknologi besar.

“Dengan adanya Purwadhika, mereka bisa memperkuat ekosistem smart digital city,” ujar Dhony. Dia berharap, adanya sekolah pelatihan startup dan coding ini dapat menarik perhatian masyarakat. “Kami yakin, Purwadhika dapat memberikan program pendidikan di bidang IT, khusus untuk pengembangan startup dan keahlian coding.”

Purwa Hartono, Founder dan President Purwadhika Startup & Coding School juga hadir dalam acara yang diadakan di BSD Green Office Park ini. Dia mengatakan, Purwadhika mengkhususkan diri dalam memberikan pendidikan tentang cara mengembangkan startup, pemprograman dan internet of things (IoT).

Dia menegaskan, orang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang IT sekalipun tetap bisa masuk ke dalam Purwadhika dan diajarkan untuk menjadi seorangprogrammer. Dia menyebutkan, bahkan lulusan SMA sekalipun bisa masuk ke lembaga pendidikan buatannya.

Salah satu program yang ditawarkan oleh Purwadhika adalah pelatihan pembuatan startup, yang memerlukan waktu 1 tahun. Program ini meliputi pelatihan selama 6 bulan dan inkubasi selama 6 bulan.

“Selama 6 bulan training, para manajer atau mahasiswa yang ikut serta bisa belajar tentang bagaimana cara membuat software. Setelah lulus, mereka akan masuk ke inkubasi,” ujar Purwa Hartono.

Selain sekolah startup, Purwadhika juga menyediakan pelatihan untuk menelurkan paraprogrammer. Pelatihan ini akan memakan waktu sekitar 3 bulan. “Sekarang ini, banyak perusahaan yang sangat tergantung pada software. Karena itu, programmer sangat dibutuhkan,” katanya. Dia menambahkan, gaji para programmer juga besar.

Sumber : http://teknologi.metrotvnews.com/news-teknologi/3NO58q0k-sinar-mas-land-perkaya-ekosistem-bsd-city-dengan-purwadhika#amph=1